Sikap Motivasi dan Mawas Diri

Sikap Motivasi

Motivasi adalah daya pendorong dari keinginan kita agar terwujud. Energi pendorong dari dalam agar apapun yang kita inginkan dapat terwujud. Motivasi erat sekali hubungannya dengan keinginan dan ambisi, bila salah satunya tidak ada, motivasi pun tidak akan timbul.

Sebagai contoh Motivasi untuk belajar. ketika seorang anak malas untuk belajar maka sebagai orang tua harus memotivasi anaknya untuk mau belajar dengan cara ketika anak tersebut tidak mau belajar maka orang tua harus menasehatinya dengan baik – baik agar mau belajar dengan cara memberikan hadiah ketika anak itu mau belajar dan mendapatkan prestasi di sekolah. hadiah ini adalah motivasi bagi si anak agar mau belajar dan mendapatkan prestasi di sekolah.

Mawas Diri

Mawas diri adalah sebuah konsep abstrak yang pada hakikatnya adalah kemampuan untuk “melangkah keluar dan melihat ke dalam diri kita” untuk membuat penilaian bagaimana kita bertindak dan berbuat. Melihat diri sendiri seperti orang lain melihat diri kita.

Fungsi mawas diri yaitu untuk membuat penilaian bagaimana kita bertindak dan berbuat. Melihat diri sendiri seperti orang lain melihat diri kita, membuat penilaian terhadap diri sendiri, dan mengubah perilaku.

Mawas diri hanya dapat dilakukan dalam kondisi sekarang, “present minded state.” Artinya, jika kamu menghabiskan waktu terlalu banyak terobsesi dengan kehidupan yang gagal masa lalu, mengenang hal yang indah di masa lalu dan terngiang-giang sampai sekarang; cobalah tinggalkan itu semua, karena semua itu tidak akan berulang. Begitupun juga jika kamu meluangkan waktu menjadi pemimpi, hidup dalam angan-angan masa depan, terlalu mengkhawatirkan masa depan, kamu tidak akan bisa mawas diri.  Keep things simple, practical, and real. Berikut ini cara praktis agar kamu lebih present-minded:

  1. Sederhananya, buatlah keputusan, jadilah orang yang pasti. Kamu tak bisa membuat keputusan di masa lalu dan di masa depan, hanya sekarang !
  2. Take action. Kita tak bisa take action di masa lalu dan masa depan, take action sekarang juga.
  3. Untuk membangun intimacy and rapport, seseorang harus bisa saling memahami dan berkomunikasi satu sama lain.

nb : motivasi dan mawas dirilah mulai dari sekarang

Sumber : http://sahbudin.blogspot.com/2011/10/sikap-motivasi-dan-mawas-diri.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: