Utilitarianisme

Teori Utilitarian nilai guna pasar tumpah ( Mingguan ).

 
Teori :
Utilitarianisme berasal dari kata Latin utilis, yang berarti berguna, bermanfaat, berfaedah, atau menguntungkan. Istilah ini juga sering disebut sebagai teori kebahagiaan terbesar (the greatest happiness theory). Utilitarianisme sebagai teori sistematis pertama kali dipaparkan oleh Jeremy Bentham dan muridnya, John Stuart Mill. Utilitarianisme merupakan suatu paham etis yang berpendapat bahwa yang baik adalah yang berguna, berfaedah, dan menguntungkan. Sebaliknya, yang jahat atau buruk adalah yang tak bermanfaat, tak berfaedah, dan merugikan. Karena itu, baik buruknya perilaku dan perbuatan ditetapkan dari segi berguna, berfaedah, dan menguntungkan atau tidak. Dari prinsip ini, tersusunlah teori tujuan perbuatan.
 
Kasus :
 
 
 
 
 
 
 
LIBURAN akhir pekan adalah saat tepat olahraga pagi atau sekadar jalan-jalan santai, dan akan lebih menyenangkan bila sambil berbelanja. Untuk Anda yang tinggal atau berdekatan dengan wilayah Depok, ada alternatif menarik.

Setiap Minggu, ada Pasar Kaget di hampir sepanjang Jalan Juanda, Margonda, Depok. Disebut pasar kaget karena keramaian ini hanya bersifat insidental, dengan menempati wilayah yang bukan diperuntukkan untuk berjualan. Dan dengan jumlah penjual yang sangat banyak serta harga lebih murah, siapapun yang datang mungkin bisa terkaget-kaget.

Nah di Pasar Kaget Jalan Juanda ini, pengunjung bisa menemukan berbagai macam jenis dagangan, mulai makanan, kebutuhan rumah tangga, kebutuhan sandang, hingga sepeda motor yang ditawarkan secara kredit. Tidak hanya itu, anak-anak juga bisa ikut menikmati keramaian Jalan Juanda karena ada arena permainan balon yang besar di lapangan dekat pasar serta banyak permainan lainnya. 

Bagi Anda yang memang ingin olahraga, datanglah lebih pagi. Karena selain udaranya lebih segar, keadaan jalan pun lebih bersahabat. Semakin siang, maka akan semakin banyak orang yang datang. Memang sistem penempatan pedagang terlihat tidak beraturan, tetapi inilah yang akan membuat Anda tidak akan bosan menikmati pasar kaget ini.

Tidak hanya keperluan dasar, di sini juga dijual berbagai keperluan tersier yang kadang dibutuhkan banyak orang. Modem, handphone, dan promosi perumahan bisa Anda temukan di sini. Tas, jaket, jam, dan celana impor dengan harga miring pun banyak di sepanjang jalan.

Bagi Anda yang ingin mencari benda unik, pasar kaget Jalan Juanda tempat yang tepat. Di sini dijual kaset-kaset lama yang asli dan masih bisa diputar, saat kaset tersebut sudah makin sulit ditemukan sekarang. Sikat penghilang kerak di alat masak, pisau serbaguna, dan busa ajaib menjadi barang dagangan unik lainnya yang bisa dibeli di sini.

Selesai memenuhi perkakas dapur, para ibu bisa sekalian belanja sayuran. Di area yang sama, terdapat pasar kecil yang menjual sayuran dan buah, bahkan ada yang khusus menjual beragam jenis ikan asin. Bagi para ibu yang enggan memasak, di sini juga terdapat bermacam sayur matang yang bisa langsung disajikan begitu sampai di rumah.

Lapangan di tepi Jalan Juanda menjadi surga tersendiri bagi anak-anak. Mereka bisa bermain wahana balon besar, kereta-keretaan, odong-odong yang pasti membuat anak Anda betah.

Anda tidak hanya bisa belanja di sini, tapi juga belajar. Di dekat jembatan pertama, ada sebuah stand yang menjual sweater dan baju rajutan. Ternyata, di stand ini juga tersedia jasa belajar merajut. Stand yang dimiliki ibu-ibu kreatif ini cukup banyak diminati kaum wanita. Anda pun bisa coba belajar merajut di sana.

Jadi kalau akhir pekan ini belum ada agenda menarik, ajak saja keluarga memikmati udara pagi Depok sambil sambil jalan-jalan di pasar kaget Juanda.

 
Analisis:
Menurut saya dengan adanya pasar kaget mingguan ini ada sisi positif dan negatifnya, pasar mingguan yang berada dijalan juanda depok ini telah lama ada dari sekitar tahun 2008’an. Pada awal adanya pasar ini hanya sebagian orang-orang saja yang berjualan disini karena dulu kebanyakan orang disekitar situ lebih memanfaatkannya sebagai sarana olahraga lari pagi karena pada pagi hari jalanan relative sepi.
 
Namun seiring dengan berjalannya waktu jalanan juanda yang menghubungkan pasar cisalak sampai margonda ini beralif fungsi, lebih menjadi sarana jual-beli daripada sarana olahraga lari pagi, biasanya warga dilingkungan sekitar bisa lari pagi dari pukul 5-7 pagi, kalau sudah lewat dari puku 7 pagi jalan juanda akan ramai oleh hiruk pikuk warga sekitar yang berjualan disana.
 
Dinilai dari sisi positif, dengan adanya pasar mingguan dijalan juanda depok ini dapat memacu laju perekonomian warga yang tinggal didaerah situ, dimana pada hari minggu warga dilingkungan sekitar bisa berjualan beraneka macam barang, dimulai dari pakaian, makanan, minuman, peralatan elektronik, hewan dll. Dengan adanya pasar mingguan ini bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar dan juga dapat memenuhi kebutuhan warga apabila ingin berbelanja barang-barang tertentu. Dimana harga barang-barang yang dijual di pasar mingguan juanda ini relative murah-murah dan terjangkau oleh masyarakat sekitar.
 
Dinilai dari sisi negative, pasar juanda ini mengambil tempat di sepanjang trotoar jalan juanda depok, sehingga apabila penggunjung sedang ramai makan dapat menutup sebagian jalan utama, dan menyebabkan kemacetan, (bisa dilihat pada gambar diatas) dan juga meninggalkan banyak sampah dijalan tersebut.
 
 
Pada tanggal 2 desember 2012 pemerintah kota depok melarang untuk berjualan lagi disepanjang jalan juanda depok dikarenakan menggangu lalu lintas disepanjang jalan tersebut. Tapi jangan kuatir sampai saat ini masih ada pasar kaget mingguan juanda, berbeda dari yang dulu para penjual berjualan di trotoar sepanjang jalan, sekarang mereka menempati tanah-tanah kosong disekitar jalan juanda untuk berjualan.
 
Referensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Utilitarianisme

http://travel.okezone.com/read/2012/02/20/410/578797/terkaget-kaget-belanja-murah-di-jalan-juanda-depok.

Corporate Social Responsibility ”Suzuki Peduli Lingkungan: Penanaman bibit pohon di Kampung 99 Pepohonan”

Jakarta, 9 Oktober 2013 – Semakin meningkatnya tingkat polusi dan isu pemanasan global dewasa ini disadari oleh pabrikan mobil Suzuki untuk memproduksi mobil dalam efisien mengkonsumsi bahan bakar minyak dan sekaligus ramah lingkungan, dengan tujuan menjaga kelestarian lingkungan hidup. Mobil ramah lingkungan dan hemat merupakan mobil impian masyarakat modern saat ini yang tingkat kesadaran mereka mengenai lingkungan. Kebutuhan akan kendaraan yang dapat menyelaraskan antara kebutuhan transportasi dengan lingkungan hidup, maka PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) memperkenalkan varian terbaru mobil LCGC (Low Cost Green Car)/ KBH2 (Kendaraan Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau) yaitu Suzuki Karimun Wagon R yang memiliki unsur SUPER (Spacious, Useful, Practical, Efficient, Reasonable) dengan brand promise, yaitu ”Lebih dari cukup”.

Dilatar belakangi oleh kedua hal tersebut, maka PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan payung ”Suzuki Peduli” yang telah ada dan dijalankan hingga kini, mengajak awak media untuk peduli lingkungan dengan menanam pohon bersama-sama dengan memberikan sumbangan berupa bibit – bibit pohon Trembesi dan pupuk untuk ditanam di Kampung 99 Pepohonan, Limo-Depok dalam acara Media Test Drive Karimun Wagon R “Lebih dari cukup” pada tanggal 5 Oktober 2013 lalu.

Program CSR “Suzuki Peduli Lingkungan” ini dilakukan sebagai representasi dari pengguna kendaraan LCGC/ KBH2 Suzuki yang mengusung gaya hidup modern yang sehat dan alami, yaitu Green activity atau aktifitas alam yang selaras dengan konsep mobil LCGC/ KBH2, hal ini diungkapkan oleh Dimelza Sharindradini, Head Of 4W Communications Development PT. SIS di sela-sela acara, “Kami, Suzuki Indonesia peduli terhadap lingkungan dan ingin mengajak serta masyarakat, khususnya calon pengguna Karimun Wagon R untuk peduli terhadap lingkungan sekitar dengan melakukan gaya hidup sehat atau aktifitas hijau/ green activity dengan menanam setidaknya 1 pohon di setiap rumah untuk melestarikan lingkungan hidup, serta dapat memperbaiki kualitas udara dengan tingginya tingkat polusi saat ini.”

Secara simbolis, penyerahan bibit pohon Trembesi dilakukan oleh Davy J. Tuilan, 4W Marketing & DND Director kepada Abi, sesepuh Kampung 99 Pepohonan kemudian diikuti dengan penanaman bibit pohon oleh Davy J. Tuilan (4W Marketing & DND Director), Joko Utomo (Deputy General Manager Marketing Brand & Product Development) dan Dimelza Sharindradini (Head of 4W Communications Development).

Dengan hadirnya kendaraan ramah lingkungan dan kegiatan ini,menjadi bukti kepedulian dan merupakan salah satu bentuk komitmen dari Suzuki Indonesia yang selama lebih dari 40 tahun telah dikenal sebagai salah satu brand automotif besar di Indonesia yang mempunyai slogan global ”Suzuki Way of Life” merefleksikan komitmen Suzuki untuk terus berusaha menghasilkan 4 elemen yaitu Spirit, Straightforward, Sporty dan Value yang menjadi dasar dan memperkuat primary brand image Suzuki untuk tetap eksis sebagai brand otomotif yang terpercaya di Indonesia serta menjawab tantangan industri kendaraan roda empat kedepannya dengan memiliki jaringan penjualan di seluruh Indonesia.

 
 

Adat Istiadat Pernikahan Kota Solo Jawa Tengah

ARTIKEL

I. PELAKSANAAN PRA NIKAH ADAT SOLO

  • Nontoni

Bagian pertama dari rangkaian prosesi pernikahan solo adalah Nontoni. Proses nontoni ini dilakukan oleh pihak keluarga pria. Tujuan dari nontoni adalah untuk mengetahui status gadis yang akan dijodohkan dengan anaknya, apakah masih legan (sendiri) atau telah memiliki pilihan sendiri. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar jangan sampai terjadi benturan dengan pihak lain yang juga menghendaki si gadis menjadi menantunya. Bila dalam nontoni terdapat kecocokan dan juga mendapat ‘lampu hijau’ dari pihak gadis, tahap berikutnya akan dilaksanakan panembung.

  • Panembung

Panembung dapat diartikan sebagai melamar. Dalam melamar seorang gadis yang akan dijadikan jodoh, biasanya dilakukan sendiri oleh pihak pria disertai keluarga seperlunya. Tetapi bagian ini bisa juga diwakilkan kepada sesepuh atau orang yang dipercaya disertai beberapa orang teman sebagai saksi. Setelah pihak pria menyampaikan maksud kedatangannya, orangtua gadis tidak langsung menjawab boleh atau tidak putrinya diperistri. Untuk menjaga tata trapsila, jawaban yang disampaikan kepada keluarga laki-laki akan ditanyakan dahulu kepada sang putrid. Untuk itu pihak pria dimohon bersabar. Jawaban ini tentu saja dimaksudkan agat tidak mendahului kehendak yang akan menjalankan, yaitu sang gadis, juga agar taj menurunkan wibawa pihak keluarganya. Biasanya mereka akan meminta waktu untuk memberikan jawaban sekitar sepasar atau 5 hari.

  • Paningset

Apabila sang gadis bersedia dijodohkan dengan pria yang melamarnya, maka jawaban akan disampaikan kepada pihak keluarga pria, sekaligus memberikan perkiraan mengenai proses selanjutnya. Hal ini dimaksudkan agar kedua keluarga bisa menentukan hari baik untuk mewujudkan rencana pernikahan. Pada saat itu, orangtua pihak pria akan membuat ikatan pembicaraan lamaran dengan pasrah paningset (sarana pengikat perjodohan). Paningset diserahkan oleh pihak calon pengantin pria kepada pihak calon pengantin wanita paling lambat lima hari sebelum pernikahan. Namun belakangan, dengan alasan kepraktisan, acara srah-srahan paningset sering digabungkan bersamaan dengan upacara midodareni.

II. PELAKSANAAN PERNIKAHAN ADAT

Pelaksanaan pernikahan di Solo mempunyai tatanan yang memuat pokok-pokok tradisi Jawa sebagai berikut :
1. SOWAN LUHUR
Maksudnya adalah meminta doa restu dari para sesepuh dan piyagung serta melakukan ziarah kubur ke tempat leluhurnya.
2. WILUJENGAN
Merupakan ritual sebagai wujud permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa supaya dalam melaksanakan hajat diberi keselamatan dan dijauhkan dari segala halangan. Dalam wilujengan ini memakai sarat berupa makanan dengan lauk-pauk, seperti ‘sekul wuduk’ dan ‘sekul golong’ beserta ingkung (ayam utuh). Dalam wilujengan ini semua sarat ubarampe enak dimakan oleh manusia.
3. PASANG TARUB
Merupakan tradisi membuat ‘bleketepe’ atau anyaman daun kelapa untuk dijadikan atap atau peneduh resepsi manton. Tatacara ini mengambil ‘wewarah’ atau ajaran Ki Ageng Tarub, salah satu leluhur raja-raja Mataram. Saat mempunyai hajat menikahkan anaknya Dewi Nawangsih dengan Raden Bondan Kejawan, Ki Ageng membuat peneduh dari anyaman daun kelapa. Hal itu dilakukan dkarena rumah Ki Ageng uang kecil tidak dapat memuat semua tamu, sehingga tamu yang diluar diteduhi dengan ‘payon’ itu ruang yang dipergunakan untuk para tamu Agung yang luas dan dapat menampung seluruh tamu. Kemudian payon dari daun kelapa itu disebut ‘tarub’, berasal dari nama orang yang pertama membuatnya. Tatacara memasang tarub adalah bapak naik tangga sedangkan ibu memegangi tangga sambil membantu memberikan ‘bleketepe’ (anyaman daun kelapa). Tatacara ini menjadi perlambang gotong royong kedua orang tua yang menjadi pengayom keluarga.
4. PASANG TUWUHAN
Tuwuhan mengandung arti suatu harapan kepada anak yang dijodohkan dapat memperoleh keturunan, untuk melangsungkan sejarah keluarga.
Tuwuhan terdiri dari :

A. Pohon pisang raja yang buahnya sudah masuk
Maksud dipilih pisang yang sudah masak adalah diharapkan pasangan yang akan menikah telah mempunyai pemikiran dewasa atau telah masak. Sedangkan pisang raja mempunyai makna pengharapan agar pasangan yang akan dinikahkan kelak mempunyai kemakmuran, kemuliaan dan kehormatan seperti raja.
B. Tebu wulung
Tebu wulung berwarna merah tua sebagai gambaran tuk-ing memanis atau sumber manis. Hal ini melambangkan kehidupan yang serba enak. Sedangkan makna wulung bagi orang Jawa berarti sepuh atau tua. Setelah memasuki jenjang perkawinan, diharapkan kedua mempelai mempunyai jiwa sepuh yang selalu bertindak dengan ‘kewicaksanaan’ atau kebijakan.
C. Cengkir gadhing
Merupakan symbol dari kandungan tempat si jabang bayi atau lambing keturunan.
D. Daun randu dari pari sewuli
Randu melambangkan sandang, sedangkan pari melambangkan pangan. Sehinggahal itu bermakna agar kedua mempelai selalu tercukupi sandang dan pangannya.
E. Godhong apa-apa (bermacam-macam dedaunan)
Seperti daun beringin yang melambangkan pengayoman, rumput alang-alang dengan harapan agar terbebas dari segala halangan.

5. SIRAMAN DAN SADE DAWET (DODOL DAWET)
Peralatan yang dipaka untuk siraman adalah sekar manca warna yang dimasukkan ke dalam jembangan, kelapa yang dibelah untuk gayung mandi, serta jajan pasar, dan tumpeng robyong. Air yang dipergunakan dalam siraman ini diambil dari tujuh sumber air, atau air tempuran. Orang yang menyiram berjumlah 9 orang sesepuh termasuk ayah. Jumlah sembilan tersebut menurut budaya Keraton Surakarta untuk mengenang keluhuran Wali Sanga, yang bermakna manunggalnya Jawa dan Islam. Selain itu angka sembilan juga bermakna ‘babakan hawa sanga’ yang harus dikendalikan.

Pelaksanaan tradisi ini
Masing-masing sesepuh melaksanakan siraman sebanyak tiga kali dengan gayung yang terbuat dari tempurung kelapa yang diakhiri siraman oleh ayah mempelai wanita. Setelah itu bapak mempelai wanita memecah klenthing atau kendhi, sambil berucap ‘ora mecah kendhi nanging mecah pamore anakku’.
Seusaii siraman calon pengantin wanita dibopong (digendong) oleh ayah ibu menuju kamar pengantin. Selanjutnya sang Ayah menggunting tigas rikmo (sebagian rambut di tengkuk) calon pengantin wanita. Potongan rambut tersebut diberikan kepada sang ibu untuk disimpan ke dalam cepuk (tempat perhiasan), lalu ditanam di halaman rumah. Upacara ini bermakna membuang hal-hal kotor dari calon pengantin wanita. Kemudian rambut calon pengantin wanita. Kemudian rambut calon pengantin wanita dikeringkan sambil diharumi asap ratus, untuk selanjutnya ‘dihalubi-halubi’ atau dibuat cengkorong paes. Selanjutnya rambut dirias dengan ukel konde tanpa perhiasan, dan tanpa bunga.

Dodol Dawet
Pada saat calon pengantin dibuat cengkorong paes itu, kedua orangtua menjalankan tatacara ‘dodol dawet’ (menjual dawet). Disamping dawet itu sebagai hidangan, juga diambil makna dari cendol yang berbentuk bundar merupakan lambing kebulatan kehendak orangtua untuk menjodohkan anak.
Bagi orang yang akan membeli dawet tersebut harus membayar dengan ‘kreweng’ (pecahan genting) bukan dengan uang. Hal ini menunjukkan bahwa kehidupan manusia berasal dari bumi. Yang melayani pembeli adalah ibu, sedangkan yang menerima pembayaran adalah bapak. Hal ini mengajarkan kepada anak mereka yang akan menikah tentang bagaimana mencari nafkah sebagai suami istri , harus saling membantu.

6. SENGKERAN
Setelah calon pengantin wanita ‘dihaluh-halubi’ atau dibuat cengkorong paes lalu ‘disengker’ atau dipingit. Artinya tidak boleh keluar dari halaman rumah.
Hal ini untuk menjaga keselamatannya. Pemingitan ini dulu dilakukan selama seminggu, atau minimal 3 hari. Yang mana dalam masa ini, calon pengantin putri setiap malam dilulur dan mendapat banyak petuah mengenai bagaimana menjadi seorang istri dan ibu dalam menjalani kehidupan dan mendampingi suami, serta mengatur rumah tangga.
7. MIDODARENI ATAU MAJEMUKAN
Malam menjelang dilaksanakan ijab dan panggih disebur malam midodareni. Midodareni berasal dari kata widodari. Masyarakat Jawa tradisional percaya bahwa pada malam tersebut, para bidadari dari kayangan akan turun ke bumi dan bertandang ke kediaman calon pengantin wanita, untuk menyempurnakan dan mepercantik pengantin wanita.
Prosesi yang dilaksanakan pada malam midodareni

A. Jonggolan
Datangnya calon pengantin ke tempat calon mertua. ‘Njonggol’ diartikan sebagai menampakkan diri. Tujuannya untuk menunjukkan bahwa dirinya dalam keadaan sehat dan selamat, dan hatinya telah mantap untuk menikahi putri mereka. Selama berada di rumah calon pengantin wanita, calon pengantin pria menunggu di beranda dan hanya disuguhi air putih.
B. Tantingan
Kedua orangtua mendatangi calon pengantin wanita di dalam kamar, menanyakan kemantapan hatinya untuk berumah tangga. Maka calon pengantin wanita akan menyatakan ia ikhlas menyerahkan sepenuhnya kepada orangtua, tetapi mengajukan permintaan kepada sang ayah untuk mencarikan ‘kembar mayang’ sebagai isyarat perkawinan.
C. Turunnya Kembar Mayang
Turunnya kembar mayang merupakan saat sepasang kembar mayang dibuat. Kembar mayang ini milik para dewa yang menjadi persyaratan, yaitu sebagai sarana calon pengantin perempuan berumah tangga. Dalam kepercayaan Jawa, kembar mayang hanya dipinjam dari dewa, sehingga apabila sudah selesai dikembalikan lagi ke bumi atau dilabuh melalui air. Dua kembar mayang tersebut dinamakan Dewandaru dan Kalpandaru. Dewandaru mempunyai arti wahyu pengayoman. Maknanya adalah agar pengantin pria dapat memberikan pengayoman lahir dan batin kepada keluarganya. Sedangkan Kalpandaru, berasal dari kata kalpa yang artinya langgeng dan daru yang berarti wahyu. Maksudnya adalah wahyu kelanggengan, yaitu agar kehidupan rumah tangga dapat abadi selamanya.
D. Wilujengan Majemukan
Wilujengan Majemukan adalah silahturahmi antara keluarga calon pengantin pria dan wanita yang bermakna kerelaan kedua pihak untuk saling berbesanan. Selanjutnya ibu calon pengantin wanita menyerahkan angsul-angsul atau oleh-oleh berupa makanan untuk dibawa pulang kepada ibu calon pengantin pria. Sesaat sebelum rombongan pulang, orang tua calon pengantin wanita memberikan kepada calon pengantin pria.

8. IJAB PANIKAH
Pelaksanaan ijab panikah ini mengacu pada agama yang dianut oleh pengantin. Dalam tata cara Keraton, saat ijab panikah dilaksanakan oleh penghulu, tempat duduk penghulu maupun mempelai diatur sebagai berikut :
• Pengantin laki-laki menghadap barat
• Naib di sebelah barat menghadap timur
• Wali menghadap ke selatan, dan para saksi bisa menyesuaikan

ANALISIS

Dari penuturan pranikah hingga ijab panikah maka seperti itulah tata cara budaya solo ketika melaksanakan pernikahan.

 

refrensi

http://pernikahanadat.blogspot.com/2010/01/pernikahan-adat-solo.html

Manfaat Sholat untuk kesehatan

Ketika berbicara manfaat kesehatan yang didapat dari shalat maka sudah selayaknya menelisik kembali hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Abu Hurairah R.A,

رَأَنِي رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَأَناَ ناَئِمٌ أَتَلَوَّى مِنْ وَجْعِ بَطْنِي، فَقَالَ : أَشْكَمْ دَرْدَ؟ قُلْتُ نَعَمْ يَا رَسُوْلَ اللهِ. قَالَ قُمْ فَصَلِّ فَإِنَّ الصَّلاَةَ شِفَاءٌ.

“Rasulullah SAW melihatku sedangkan aku tidur melingkar karena sakit perut, lalu beliau berkata, asykam darda? Aku menjawab, betul wahai Rasulullah SAW. Beliau berkata, bangunlah lalu shalat karena shalat adalah obat.”

Para ulama berpendapat setidaknya ada dua faedah dari hadits riwayat Ibnu Majah dimana Abu hurairah  mengatakan, Rasulullah SAW melihatku sedangkan aku tidur melingkar karena sakit perut, lalu beliau berkata, asykam darda? Aku menjawab, betul wahai Rasulullah SAW. Beliau berkata, bangunlah lalu shalat karena shalat adalah obat.”

Pertama adalah bahwasannya Nabi SAW pernah berbicara bahasa Persia. Kedua, bahwa shalat mengobati sakit hati (liver) dan lambung serta usus.

Dalam kajian sholat sebagai obat bagi perut yang sakit, para ulama mengungkapkan setidaknya ada beberapa alasan. Pertama, urusan ilahi yang merupakan ibadah, kedua urusan jiwa, itu karena jiwa yang merasa sakit terhibur dengan shalat dan berkurang merasakannya lalu munculah kekuatan yang mengalahkan rasa sakit.  

Perlu diketahui bahwasannya para tabib yang mahir zaman dahulu melakukan segala usaha untuk memperkuat kekuatan. Terkadang menguatkannya dengan makanan, terkadang dengan harapan, terkadang dengan rasa takut, sedangkan sholat menghimpun lebih banyak dari itu, karena di dalamnya menimbulkan kepada seorang hamba rasa takut, khawatir, harapan, rasa malu, cinta dan ingat akhirat yang dapat menguatkan staminanya dan melegakan dadanya, lalu dengan itu menjadi tertolaklah penyakitnya.

Contoh kasus lain mengenai manfaat kejiwaan yang dapat menembus pada aspek kerja sistem organ tubuh adalah hadits yang diriwayatkan dari sebagian anak Ali  R.A bahwa beliau pernah mempunyai luka yang mereka tidak bisa mengatasinya, lalu keluarganya menangguhkannya sampai masuk shalat kemudian mereka bisa melakukannya tetapi tidak menyusahkannya karena ia tenggelam (asyik) dalam shalat.

Menurut Imam Adz Dzahabi dalam shalat ada perkara yang alami yaitu olah raga jiwa dan olah raga tubuh, karena shalat menghimpun antara berdiri, ruku, sujud, ketundukan, perkumpulan, ikhlas, ibadah, merendahkan diri, menghinakan diri dan lain sebagainya yang bersamanya menjadi bergerak sendi-sendi badan dan kebanyakan organ tubuh menjadi lunak, terutama perut dan usus serta bantuannya yang paling kuat dalam mendorong air seni juga tinja dan menurunkan makanan dari lambung.

Lalu sampai di sini, apakah masih ada manfaat lain dari sholat yang berfungsi sebagai obat?

Lebih jauh Al-Muwafaq Abdul Latif Al Baghdadi berkata dalam kitab Al-Arba’in, “aku sungguh telah melihat sekumpulan mereka yang mempunyai waktu luang dan kemewahan yang terjaga kesehatannya lalu mencari sebab itu maka aku mendapati mereka banyak shalat dan tahajud.”

Al Baghdadi juga menandaskan alangkah bermanfaatnya sujud untuk penderita kondisi lemah fisik dan flu, alangkah kuatnya bantuan sujud untuk membuka sumbatan hidung, alangkah kuatnya bantuan sujud membusukan (mematangkan) air seni dan tinja dan menurunkan makanan dari lambung dan usus, dan menggerakkan kotoran yang tertahan di dalamnya serta mengeluarkannya, karena di sisinya kantong makanan terperas oleh karena didesaknya, dan satu sama lainya berjatuhan.

Sementara Imam Adz Dzahabi menyatakan bahwa kebanyakan yang dapat digembirakan oleh shalat itu adalah jiwa dan shalat dapat menghilangkan kesedihan, shalat juga dapat memadamkan api amarah, menyebabkan cinta kepada kebenaran dan sikap merendah kepada sesama manusia, menghaluskan hati, menganjurkan memberi maaf dan membuat benci terhadap buruknya sifat dendam.

Uniknya lagi Imam Adz Dzahabi juga menyatakan bahwa banyak hal yang dapat muncul dalam shalat, yaitu berupa pikiran dan pengaturan yang tepat, jawaban yang benar, membuat hamba ingat apa yang telah lupa lalu ia berfikir tentang sumber-sumber perkara, dan jalan-jalannya dan kemaslahatan dunia dan akhirat.

Beliau hafizhullah juga berpendapat sholat dapat menjadi sarana mengintropeksi diri, terutama jika lama berdirinya, itu dilakukan pada waktu malam ketika mata-mata terpejam,  suara-suara menjadi sunyi, ketika kekuatan alam bawah berkurang dan bersembunyi kesombongannya, ketika menyebarnya kekuatan alam ruhani dan terbentang tutupnya.

Sementara Ibnu Qoyyim Rahimahullah mengutip dalam Al-Musnad bahwa Nabi SAW apabila bersedih karena suatu perkara, beliau melakukan sholat. Karena Allah Berfirman, “… ambillah pertolongan dari kesabaran dan shalat…”

Telah lewat juga sabda Nabi SAW:.

Lelehkanlah makanan kalian dengan dzikir dan mengucapkanya.

Ini juga ditafsirkan oleh Imam Adz Dzahabi sebagai salah satu sebab disunnahkannya shalat tarawih, di dalam shalat terdapat kebaikan dunia dan akhirat dengan turunnya kekuatan berupa terbukanya yang menjadikan dan yang menciptakanya, maka pada saat itu tertolaklah penyakit-penyakit badan yang ia derita dan tersingkaplah baginya akhlak jiwa yang rendah maka ia terus berjalan untuk menyempurnakan dan menyusunnya.

Menurut Ibnu Qoyyim shalat membawa rezeki, menjaga kesehatan, mengusir gangguan, menolak penyakit, memperkuat hati, memutihkan wajah, menyenangkan jiwa, menghilangkan kemalasan, memotivasi organ tubuh, meningkatkan stamina, melapangkan dada, menyuntik gizi pada rohani, menyinari jiwa, memelihara kenikmatan, menghilangkan bencana, membawa berkah, menjauhkan pelakunya dari setan dan mendekatkannya kepada Allah Ar-Rahman.

Oleh karenanya beliau Rahimahullah menyimpulkan bahwa shalat memiliki pengaruh yang ajaib sekali dalam menjaga kesehatan jasmani dan rohani serta mempertahankan stamina dan mengusir segala bentuk unsur yang membahayakannya. Apabila ada dua orang yang sama-sama terkena musibah atau terserang penyakit, bala dan cobaan, pasti yang melakukan shalat di antara keduanya akan merasa lebih ringan, dan akibat yang dia rasakan juga lebih aman. Wallahu A’lam.(TB/Berbagai Sumber)

refrensi

http://www.eramuslim.com/konsultasi/thibbun-nabawi/manfaat-kesehatan-dari-sholat.htm#.UbB6K9hPuZQ

Manfaat Bawang Putih

Bawang putih memiliki bau menyengat. Sering dianggap bila kebanyakan bersantap bawang putih akan membawa aroma tidak sedap pada tubuh. Namun faktanya dalam kesehatan bawang putih memiliki banyak manfaat yang tidak terduga. Berdasarkan tulisan dalam situs READERDIGEST, tanaman yang memiliki nama ilmiah Allium Sativum ini diketahui dapat digunakan untuk keperluan kecantikan dan obat untuk kesehatan sebagai berikut:

1. Menyuburkan rambut
Bawang putih dapat mengatasi masalah kerontokan rambut. Dengan kandungan Allicin yang tinggi, mirip senyawa belerang yang ditemukan pada bawa merah, yang dipercaya efektif untuk mengatasi masalah rambut rontok. Gosokkan irisan siung bawang putih pada kulit kepala lalu pijat-pijat untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Bisa juga bawang putih ditambahkan minyak, lalu dipijatkan ke kepala.

2. Membersihkan jerawat
Mungkin tidak ditemukan sebagai bahan utama dalam obat jerawat yang ada di apotek, tetapi bawang putih merupakan obat alami yang mampu mengusir noda karena mengandung antioksidan yang dapat membunuh bakteri. Gosokkan satu irisan bawang putih pada jerawat di wajah perlahan-lahan.

3. Mencegah dan mengobati flu
Dengan kandungan antioksidan di dalamnya, menjadikan sistem imun tubuh manusia mendapatkan manfaat jika bawang putih secara konstan di masukkan dalam menu sehari-hari. Jika flu menghampiri, cobalah menyeruput teh bawang putih : masukkan irisan atau cincang halus bawang putih dalam air panas untuk beberapa menit kemudian saring. Teh siap diminum. Dapat juga ditambahkan sedikit madu atau jahe untuk menambah rasa.

4. Atasi penyakit kulit
Karena telah terbukti memiliki khasiat anti radang, bawang putih berguna mengurangi terjangkitnya penyakit kulit. Coba olesi sedikit minyak bawang putih di area yang terinfeksi untuh hasil kulit yang lebih halus.

5. Mengontrol berat badan
Ahli gizi Cynthia Sass menyebutkan penelitian pada tikus yang makan bawang putih menunjukkan adanya pengurangan berat badan dan penyimpanan lemak. Cobalah untuk memasak setiap dengan menggunakan bawang putih menghasilkan makanan yang lezat dan pinggang yang ramping.

6. Menyembuhkan luka serpihan
Menempatkan sepotong bawang putih di atas luka serpihan kaca kemudian menutupinya dengan balutan perban merupakan obat tradisional yang telah lama digunakan oleh sebagian masyarakat. Para blogger meyakini akan hal tersebut sampai sekarang.

7. Mengobati kaki atlet
Dengan sifat anti-jamurnya, bawang putih dapat menjadi obat mujarab bagi atlet untuk menghilangkan rasa gatal di kaki. Rendam kaki dalam bak berisi air hangat dan cincangan bawang putih.

8. Menjauhkan nyamuk
Salah satu penelitian di India menemukan bahwa orang-orang yang menggosokkan ramuan bawang putih di lengan dan kaki mereka, tidak terganggu oleh binatang penghisap darah tersebut. Buatlah larutan minyak bawang putih, minyak jeli dan lilin lebah atau tempakan sesiung bawang putih di tempat tertentu sebagai penangkal nyamuk.

9. Menyembuhkan sariawan
Menurut situs ECOSALON, bawang putih mengandung suplemen yang dapat membantu proses penyembuhan pada masalah sariawan . Dengan adanya sifat alami anti-inflamasi membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

10. Lem alami
Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana lengketnya jari Anda setelah memotong bawang putih? Bawang putih mengandung bahan perekat alami yang berkualitas dimana banyak orang meyakini dan menggunakannya untuk memperbaiki keretakan pada benda kaca. Hancurkan beberapa cengkeh dan beberapa siung bawang putih kemudian oleskan bahan tersebut ke bagian yang akan direkatkan.

11. Membersihkan jalanan dari timbunan salju
Sebuah kota di Iowa menggunakan garam bawang putih hasil sumbangan untuk mengilangkan timbunan es dari jalan raya.

12. Melindungi tanaman
Hama tanaman tidak suka bawang putih. Gunakanlah pestisida alami yang terbuat dari bawang putih, minyak mineral, air, dan sabun cair. Tuang ke dalam wadah penyemprot dan semprotkan ke tanaman.

13. Banyak dapat ikan
Ikan sangat tertarik denga aroma bawang putih yang ditautkan pada umpan.

refrensi
RD – HOSPITA YS

http://www.tempo.co/read/news/2013/05/10/060479340/13-Manfaat-Bawang-Putih

Likuiditas Bank

A. Pengertian Likuiditas

Dalam terminologi keuangan dan perbankan terdapat banyak pengertian mengenai likuiditas, beberapa diantaranya dapat disebutkan sebagai berikut :
“Likuiditas adalah kemampuan bank untuk memenuhi kemungkinan ditariknya deposito/ simpanan oleh deposan/ penitip”. Dengan kata lain, menurut definisi ini, suatu bank dikatakan likuid apabila dapat memenuhi kewajiban penarikan uang dari pada penitip dana maupun dari para peminjam/ denitur.
“Likuiditas adalah kemampuan bank untuk memenuhi kewajiban hutang- hutanya, dapat membayar kembali semua deposannya, serta dapat memenuhi permintaan kredit yang diajukan para debitur tanpa terjadi penangguhan.”
Menurut pengertian ini bank dikatakan likuid apabila :

  1. Bank tersebut memiliki cash assets sebesar kebutuhan yang akan digunakan untuk memenuhi likuiditasnya;
  2. Bank tersebut memiliki cash assets yang lebih kecil dari yang tersebut diatas, tetapi yang bersangkutan juga memiliki asset lainnya (khususnya surat-surat berharga) yang dapat dicairkan sewaktu-waktu tanpa mengalami penurunan nilai pasarnya;
  3. Bank tersebut mempunyai kemampuan untuk menciptakan cash assets baru melalui berbagai bentuk hutang.

Dalam terminologi yang hampir sama, dapat disebutkan bahwa “likuiditas adalah kemampuan bank untuk menyediakan saldo kas dan saldo harta likud yang lain untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya, khususnya uintuk :

  1. Menutup jumlah reserves required;
  2. Membayar chek, giro berbunga, tabungan dan deposito berjangka milik nasabah yang diuangkan kembali;
  3. Menyediakan dana kredit yang diminta calon debitur sehat, sebagai bukti bahwa mereka tidak menyimpang dari kegiatan utama bank yaitu pemberian kredit;
  4. Menutup berbagai macam kewajiban segera lainnya;
  5. Menutup kebutuhan biaya operasional perusahaan.

Berdasarkan pengertian-pengertian tersebut diatas dapat disimpulkan secara singkat bahwa likuiditas adalah kemampuan suatu bank atau suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya.
Secara praktis, likuiditas suatu bank sering dikaitkan dengan jumlah dana pihak ketiga yang terdapat di bank tersebut pada waktu tertentu. Dalam hal ini, untuk kondisi indonesia, Pemerintah melalui Bank Sentral menetapkan kewajiban setiap bank untuk memelihara likuiditas wajib minimum sebesar 5% dari besarnya kewajiban terhadap pihak ketiga. Dalam hal ini, kewajiban kepada pihak ketiga.

B. Jenis dan Sumber Alat Likuid

Menurut terminologi yang berlaku umum dalam dunia perbankan, dapat disebutkan bahwa jenis-jenis alat likuid yang dimiliki oleh bank adalah :

  1. Kas atau uang tunai (kertas dan logam) yang tersimpan dalam brankas (khasanah) bank tersebut;
  2. Saldo dana milik bank tersebut yang terdapat pada Bank Sentral (Saldo Giro BI);
  3. Tagihan atau deposito pada bank lain, termasuk bank koresponden;
  4. Chek yang diterima, tetapi masih dalam proses penguangan pada Bank Sentral dan bank korespoden.

Dalam dunia perbankan, keempat jenis alat/ harta likuid tersebut sering disebut “posisi uang” (money position) bank yang bersangkutan pada saat tertentu.
Adapun menurut sumbernya, suatu bank dapat memperoleh alat-alat likuid yang diperlukan tersebut diatas dari berbagai sumber, yaitu :

  • Asset bank yang akan segera jatuh tempo :

Kredit pinjaman kepada debitur atau cicilan pinjaman yang akan jatuh tempo dapat dianggap sebagai sumber lukiditas. Oleh karena itu, dalam kondisi kebijakan uang ketat, posisi likuiditas suatu bank akan rawan apabila keseluruhan portofolio kreditnya masuk kategori evergreen. Surat-surat berharga, instrumen pasar uang seperti Bank Acceptance, Sertifikat Bank Indonesia, dan sertifikat deposito pada Bank lain yang akan segera jatuh tempo, dapat pula dianggap sebagai sumber likuiditas dalam golongan ini.

  • Pasar Uang

Pasar uang adalah sumber likuiditas bank. Namun harus diakui bahwa tidak setiap bank mempunyai kemampuan untuk masuk ke pasar uang. Hal ini sangat dipengaruhi oleh besarnya suatu bank dan persepsi pasar uang atas Credit Worthiness bank tersebut. Dalam hal ini, para investor yang meminjamkan uangnya ke bank akan melakukan analisa yang mendalam dan selektif terhadap tingkat dan konsistensi perkembangan pendapatan bank, kualitas asset, reputasi kesehatan manajemen, dan kekuatan modal bank.

  • Sindikasi kredit

Pembentukan sindikasi kredit, selain bertujuan menyiasati legal lending limit (3L) dan menyebarkan risiko, juga bertujuan untuk menjalin hubungan dengan bank-bank lain. Dengan demikian, ketika mengalami kesulitan lukiditas makan bank tersebut dapat menyidikasi sebagian portofolio kreditnya kepada bank lain untuk mengatasi masalah tersebut.

  • Cadangan lukuiditas

Khusunya bank yang tidak dapat segera memperoleh dana pada saat diperlukan, bank tersebut biasanya membentuk cadangan likuiditas. Cadangan likuiditas biasanya dibentuk dengan cara memelihara saldo Kas dan Giro BI pada batas maksimal yang diperbolehkan.

  • Sumber dana yang sifatnya Last Resort

Salah satu sumber likuiditas yang sifatnya last resort, yang umum digunakan oleh kebanyakan bank adalah fasilitas line of credit dari bank lain. Bank yang menjalin hubungan koresponden dengan bank lain kemungkinan dapat meminta fasilitas stand by line of credit dari bank korespondennya tersebut. Selain itu, Bank Sentral bertindak sebagai leader of last resort untuk dunia perbankan atau lembaga keuangan bukan bank. Namun bantuan dana dari bank sentral biasanya baru akan dimanfaatkan oleh bank yang kesulitan likuiditas apabila sumber-sumber likuiditas lainnya tidak cukup untuk mengatasi kesulitan likuiditas yang dialaminya.
Secara akuntansi perbankan, jenis-jenis alat likuid dan sasaran penggunaannya untuk memenuhi kewajiban pihak ketiga selalu termuat dalam laporan keuangan bank bersangkutan secara periodik, baik harian, bulanan maupun tahunan.
Jika dilakukan klasifikasi jenis alat likuid menurut post pembukuan dalam necara, alat likuid yang dimasukkan kedalam pos-pos tertentu ini adalah saldo masing-masing jenis alat likuid pada tanggal terakhir pada masa laporan likuiditas. Dalam hal ini, jenis alat likuid dimasukkan pada pos-pos aktiva, sedangkan kewajiban-kewajiban kepada pihak ketiga yang harus ditutup dengan alat likuid tersebut dimasukkan pada pos-pos pasiva. Klasifikasi masing-masing pos tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :

I. Aktiva

  1. Kas, yang dimasukkan kedalam pos ini adalah uang kartal yang ada dalam kas berupa uang kertas, uang logam dan commemorative coin yang dikeluarkan oleh Bank Sentral (Bank Indonesia) menurut nilai nominal dan menjadi alat pembayaran yang sah di Indonesia.
  2. Bank Indonesia, yaitu semua simpanan/tagihan bank bersangkutan dalam Rupiah kepada Bank Indonesia, seperti saldo giro BI dan lainnya.
  3. Surat-surat berharga dan tagihan lainnya. Yang termasuk golongan ini adalah surat-surat berharga dalam rupiah yang dibeli atau dimiliki oleh bank bersangkutan, seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), Saham, Obligasi dan bukti tagihan lainnya yang berlum diuangkan, termasuk tagihan yang timbul karena akseptasi wesel dan penjualan SBPU.
  4. Antar Bank Aktiva, yaitu semua jenis simpanan dan tagihan bank bersangkutan kepada Bank atau lembaga keuangan bukan bank (LKBB) lainnya di Indonesia, seperti Giro, Call Money, surat berharga, deposit on call, deposito berjangka, sertifikat deposito, pinjaman yang diberikan, pembiayaan bersama, penyertaan, dana pelunasan obligasi dan lain-lain.
  5. Kredit yang diberikan, yaitu semua realisasi pemberian pinjaman/ kredit dalam rupiah yang diberikan oleh bank yang bersangkutan kepada pihak ketiga bukan bank, termasuk pinjaman kepada pegawai bank itu sendiri. Termasuk dalam pos ini adalah kartu kredit dan fasilitas cerukan (overdraft).

II. Pasiva

  1. Giro, yaitu simpanan-simpanan dalam rupiah oleh pihak ketiga bukan bank, yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, surat perintah pembayaran lainnya atau dengan cara pemindah bukuan.
  2. Simpanan berjangka, yaitu simpanan dalam bentuk deposito berjangka, deposito asuransi dan deposit on call dalam rupiah pihak ketiga bukan bank, yang penarikannya dapat dilakukan menurut suatu jangka waktu tertentu yang disepakati.
  3. Tabungan, yaitu simpanan dalam rupiah ketiga bukan bank, yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat dan cara tertentu, misalnya dengan menggunakan buku tabungan, slip penarikan (bukan cek) dan kartu ATM.
  4. Antar Bank Pasiva, yaitu semua jenis kewajiban bank bersangkutan dalam mata uang rupiah kepada bank atau LKBB lainnya, seperti giro, call money, surat berharga, deposit on call, deposito berjangka, pinjaman yang diterima, pembiayaan bersama dan lainnya.
  5. Kewajiban lainnya yang segera jatuh tempo, yaitu semua kewajiban dalam rupiah yang setiap dapat ditagih oleh pemiliknya dan harus segera dibayar, misalnya kiriman uang.

C. Prinsip-prinsip Pengelolaan Likuiditas

Metode dan cara pengelolaan likuiditas yang diterapkan oleh masing-masing bank secara praktis akan saling berbeda, tergantung kepada metode manajemen dana yang diterapkan dan garis kebijakan dalam pengelolaan likuiditas. Namun demikian, terdapat kesamaan dalam prinsip-prinsip mendasar yang menjadi bingkai (frame work) pengelolaan likuiditas.
Pengelolaan likuiditas harus dilakukan secara hati-hati dengan memperhatikan prinsip-prinsip yang ada. Oleh karena itu dalam pengelolaan likuiditas bank perlu diperhatikan beberapa prinsip pengelolaan likuiditas yaitu :

  • Bank harus memiliki sumber dana inti (core source of fund) yang sesuai dengan dengan sifat bank yang bersangkutan maupun pasar uang dan sumber dana yang ada dimasyarakat, serta yang cocok pula dengan mekanisme pengumpulan dana yang berlaku ditempat bank tersebut berada.
  •  Bank harus mengelola sumber-sumber dana maupun penempatan dengan hati-hati. Oleh karena itu harus diperhatikan komposisi sumber dana jatuh waktu berdasarkan jumlah masing-masing komposisi, tingkat suku bunga, faktor-faktor kesulitan dalam pengumpulan dana, produk-produk dana yang dimiliki dan sebagainya.
  • Bank harus diperhatikan different price for different customer didalam penempatan dananya. Dan price (tingkat suku bunga) tersebut harus diatas tingkat suku bunga dana yang dipakainya, atau dengan kata lain, tingkat suku bunga atas penempatan dana tersebut harus bersifat floating.
  • Bank harus menaruh perhatian terhadap umur sumber dananya kapan akan jatuh waktu, jangan sampai terjadi maturity gap dengan penempatannya (placement). Oleh karena itu perlu diperhatikan prinsip pemenuhan kebutuhan dana yang sering menjadi acuan, yaitu : Kebutuhan dana jangka pendek harus dipenuhi dengan sumber-sumber dana jangka pendek.Kebutuhan dana jangka panjang harus dipenuhi dengan sumber-sumber dana jangka panjang.
  • Bank harus waspada bahwa tingkat suku bunga dana tersebut selalu berfluktuasi, naik turun dengan gerak yang sukar ditebak sebelumnya (volatile). Oleh karena itu, agar bank tidak kehilangan sumber dananya karena nasabah pindah ke bank lain maka bank harus memiliki pricing policy yang baik, disamping harusmempunyai marketing strategy yang minimal mencakup strategi dibidang : 
  1.  Product Quality; 
  2. Product Placement; 
  3. Promotion; 
  4. Product Pricing; 
  5. Power; 
  6. Public Relation.
  •  Bank harus secara terkoordinasikan apabila akan menanamkan sumber-sumber dananya keaktiva. Sesuai ketentuan perbankan yang ada saat ini, ekspansi aktiva suatu bank akan dibatasi oleh faktor-faktor : 
  1. Aktiva tertimbang menurut risiko (Risk Weighted Asset). 
  2. Capital Adequanty Ratio (CAR) 
  3. Net Open Position (NOP) d. Loan to Deposit Ratio (LDR) 
  4. Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) atau Legal Lending Limit. 
  5. Persentase Kredit Usaha Kecil (KUK) harus lebih besar dari 20%.

D. Tujuan dan Manfaat Pengelolaan Likuiditas.

Pengelolaan likuiditas merupakan faktor yang sangat penting dalam operasional perbankan, bahkan sangat menentukan bagi kemampuan suatu nak untuk bertahan dan berkembang dalam persaingan usaha yang makin kompetitif. Tujuan dan manfaat dari pengelolaan likuiditas suatu bank secara garis besar adalah :

  • Untuk menurunkan serendah mungkin biaya dana, hal ini dapat dilakukan dengan cara memilih komposisi sumber dana yang akan memberikan biaya yang paling rendah. Beberapa alternatif yang tersedia adalah :
  1. Dari dari dalam negeri versus dana luar negeri, atau dana rupiah versus dana valuta asing.
  2. Dana-dana jangka pendek versus dana-dana jangka panjang, atau dana dari pasar uang (money market) versus obligasi ataupun deposito jangka panjang.
  3. Dana sendiri (modal) versus dan dari pihak ketiga, atau dana dengan ibaya deviden versus dana dengan biaya bunga.

 

  • Untuk memenuhi ketentuan sumber dana yang diperlukan bank di dalam pemberian kredit, penanaman dana dalam valuta asing, penanaman dana dalam surat-surat berharga, dan penanaman dana dalam aktiva tetap maupun untuk memenuhi kebutuhan modal sehari-hari.
  •  Untuk memenuhi kebutuhan bank terhadap ketentuan-ketentuan otoritas moneter (bank sentral) di dalam menjaga likuiditas minimum, misalnya untuk memenuhi legal reserve requirement, dan untuk memenuhi standar loan to deposit ratio yang sehat.

E. Metode dan Pendekatan dalam Pengelolaan Likuiditas Bank.

Secara umum, metode yang digunakan oleh management perbankan dalam menetapkan policy likuiditasnya berbeda antara suatu bank dengan bank lainnya, yang sangat dipengaruhi oleh pertimbangan kehati-hatian (prudential) maupun tujuan pencapaian pendapatan optimal.
Pendekan yang dapat ditempujh oleh management bank dalam menetapkan policy likuiditasnya secara umum dapat dibagi menjadi lima pendekatan, yaitu :

  1. Self liquiditing approach. Yaitu pendekatan peningkatan likuiditas bank melalui peningkatan pembayaran kembali kredit dan penanaman dalam surat-sruat berharga, sesuai dengan tanggal jatuh temponya. Dengan cara demikian aktiva-aktiva tersebut dapat digunakan sebagai alat likuid, khususnya untuk membiayai permintaan kredit baru ataupun diinvestasikan kembali dalam surat-surat berharga
  2. Asset Sale Ability atau Asset Shift Ability, yaitu meningkatkan likuiditas dengan cara melakukan likuidasi (penjualan) terhadap asset-asset lainnya yang tidak priduktif.
  3. New Fund, yaitu meningkatkan likuiditas dengan menciptakan sumber-sumber dana yang baru, baik dari masyarakat maupun dari dunia perbankan, misalnya menciptakan Traveller Check, Credit Card, deposito-deposito berjangka dan lain-lain.
  4. Borrowers Earning Flow, yaitu meningkatkan likuiditas melalui usaha yang lebih giat dalam menjaga kelancaran penerimaan angsuran dan bunga dari kredit yang diberikannya.
  5. Reserve Discount Window to Central Bank As lender of Last Resort, yaitu meningkatkan likuiditas dengan jalan mengadakan pinjaman kepada Bank Sentral sebagai pemberi pinjaman yang terakhir.

Sebelum menentukan pilihan tentang pendekatan mana yang akan ditempun dlama kebijakan likuiditas suatu bank, managemen bank sebaiknya melakukan analisis yang dikenal dengan istilah A Three – Step Liquidity Planning and Analysis System, sebagai berikut :

  1. Langkah pertama – klasifikasi leabilities dan Capital apakah tergolong sebagai sumber dana yang Reliable (dapat diandalkan) ataukah Volatile (mudah menguap).
  2. Langkah kedua – Klasifikasikan assets apakah sebagai alat yang likuid atau tidak likuid.
  3. Langkah ketiga – bandingkan volume asset likuid dengan volume dan yang volatile. Perbandingan maksimum adalah 1,0 karena pada posisi ini akan dicapai apa yang disebut balance liquidity position, yaitu keadaan dimana permintaan alat-alat likuid sama besarnya dengan alat likuid yang tersedia pada bank

refrensi : http://indraputrabintan.blogspot.com/2012/04/analisis-posisi-likuiditas.html#.UbB4x9hPuZQ

Error JVM 545 pada blackberry

Cara mengatasi JVM error 545 pada blackberry mungkin judul ini yang pas dan sering menjadi kata kunci untuk mencari di search engine,Penyebab terjadinya jvm error 545 pada blackberry yaitu dikarenakan anda terlalu sering  membuka batrai bb tanpa mematikan handled terebih dahulu.
Ada bannyak sekali Jenis JVM error pada BlackBerry diantaranya JVM error 545,JVM error 517 dll,untuk mengatasi BlackBerry JVM error 545 atau JUM error padat BlackBerry ikuti langkah langkah berikut ini:
 
1Download Blackberry Dekstop Manager dan kemudian install di komputer anda.
2 Buka baterai blackberry
3 Jalankan Blackberry Dekstop Manager
4 Koneksikan Blackberry ke komputer dengan menggunakan kabel USB
5 Klik Aplication Loader di Blackberry Dekstop Manager
6 Pilih aplikasi yang akan di Install dan klikFinish
7 Terlihat proses “Erasing Aplication” di Blackberry Dekstop Manager tunggu sampai selesai
8 Kemudian pada “Connecting JVM”
9.Pasang kembali baterai blackberry dan Blackberry Dekstop Manager akan melanjutkan  prosesnya 
 
10 .Tunggu sampai selesai
 
Dengan proses ini, maka semua data di Blackberry anda akan terhapus, jadi lakukan backup sebelum melakukan proses ini

Previous Older Entries